06 Juni 2018

STKIP Muhammadiyah Sorong – Unicef Pelopori Program Pra Literasi bagi PAUD

TOT Pra Literasi bagi Pelatih PAUD-HI

STKIPMSorongNews | Literasi merupakan kemampuan membaca dan menulis. Perkembangan literasi menjadi penting untuk diperhatikan, karena literasi merupakan kemampuan awal yang harus dimiliki oleh setiap individu untuk menjalani kehidupan di masa depan. Pembelajaran literasi akan mendapatkan hasil optimal apabila diberikan sejak anak usia dini sehingga disebut literasi awal. Hal ini dikarenakan pada usia dini terjadi masa golden age, yaitu masa keemasan anak dimana pada masa itu anak mengalami suatu perkembangan yang sangat pesat dan masa golden age ini terjadi pada masa prasekolah.

Program Kemitraan STKIP Muhammadiyah Sorong dengan Unicef yang telah suskes melaksanakan progam Literasi di kelas Awal pada Sekolah Dasar Pinggiran dan terpencil di kabupaten Sorong sejak tahun 2015, maka pada tahun 2018 ini mulai merambah ke pendidikan pra sekolah atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui progamnya yaitu Pengembangan Anak Usia Dini – Holistik Integratif (PAUD-HI).

Hal serupa disampaikan oleh koordinator Program PAUD-HI program kemitraan STKIP Muhammadiyah Sorong dan Unicef serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong dan Raja Ampat, Doni Sudibyo, saat pembukaan Pelatihan bagi Pelatih program Pra Lierasi bagi PAUD-HI di kampus STKIP Muhammadiyah Sorong bahwa kegiatan ini merupakan sebuah program untuk memperkuat program literasi pada kelas awal Sekolah Dasar.

"Seperti diketahui bahwa partnership progam antara STKIP Muhammadiyah Sorong, Dinas Pendidikan dan Unicef telah berhasil mengimplementasikan progam literasi di kelas awal di SD pinggiran dan terpencil kabupaten sorong, sehingga program PAUD-HI ini juga kita akan bekali dengan program pra literasi, karena mengingat bahwa pembelajaran di PAUD itu adalah continues learning (Pembelajaran berkelanjutan) sehingga hal ini kami anggap sangat tepat.” Ujar Doni.

Sementara itu PO Unicef Jayapura untuk progam PAUD-HI, Candra Padmasvasti menyampaikan bahwa Jika kita melihat program literasi beberapa bulan yang lalu pada program Gerakan Nasional orang tua membacakan buku (Gernas Baku) untuk anak, dan Kabupaten sorong merupakan salah satu peserta program tersebut, jadi kita mengadakan gerakan membaca bersama orang tua dan memberikan contoh untuk PAUD PAUD yang lain maupun TK untuk membangun busaya membaca. Mengapa penting program literasi ini karena kami menganggap bahwa ini program berkelanjutan, dengan adanya program literasi di sekolah dasar kita melihat bahwa daya kesuksesannya akan jauh luar biasa jika literasi ini dimulai dari usia PAUD, jadi budaya membaca sudah dimulai sejak usia PAUD, namun literasi seperti apa yang cocok untuk anak PAUD maka kita akan dibahas selama pelatihan ini.

Kegiatan Pelatiahan Pra Literasi bagi para pelatih ini juga disambut sangat baik oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD-DIKMAS) Rainhard Simamora, karena pelatihan ini nantinya para pelatih akan melatih bunda-bunda PAUD-HI intervensi program, sehinga dinas pendidikan juga merasa terbantu melalui program ini.

Pelatihan Pra Literasi bagi Pelatih PAUD-HI ini dilaksanakan selama 4 hari terhitung sejak tanggal 6 – 9 Juni 2018 di Kampus STKIP Muhammadiyah Sorong, peserta selain dari para pelatih, dikuti juga oleh perwakilan Pengawas PAUD dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong dan Raja Ampat, Himpau dan juga IGKTI. Kegiatan ini buka secara resmi oleh Kabid. PAUD DIKMAS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong. [ds].

Stkipmuhsorongmitraunicef, Baa, Universitas pendidikan muhammadiyah