15 Januari 2018

Mendikbud RI: Hadirnya STKIP Muhammadiyah Sorong menjadi Solusi Permasalahan kurangnya guru di Indonesia

Mendikbud RI, Prof. Dr. Muhajir Effendy, saat berkunjung ke STKIP Muhammadiyah Sorong

STKIPMSorongNews | Terbatasnya tenaga guru di hampir semua wilayah di Indonesia hingga saat ini menjadi permasalahan yang butuh penyelesaian, bukan sekedar dipirkan oleh pemerintah namun juga semua pihak yang mempunyai kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhajir Efendy saat berkunjung ke Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Sorong, Sabtu, 13/1/2018 kemarin (red) mengatakan bahwa kurangnya tenaga guru di semua jenjang pendidikan harus terus   dicari solusinya, dan keberadayaan STKIP Muhammadiyah Sorong sebagai pergurua tinggi terbaik di tanah papua harus ikut andil dalam menyelesaikan atau memberi solusi di atas masalah nasional tersebut.

“Papua ini kondisi gurunya masih sangat memprihatinkan dan kontribusi dari STKIP Muhammadiyah Sorong ini sangat besar, termasuk program STKIP Muhammadiyah Sorong yang berkerjasama dengan Unicef  untuk literasinya itu sebuah hal yang sangat luar biasa, maka akan kami dukung sepenuhnya, dan apalagi STKIP Muhammadiyah Sorong ini Perguruan Tinggi ranking pertama di Papua dan Papua Barat dari 65 Perguruan tinggi baik negeri maupun swasta”. Terang Muhajir.

Dalam kunjungan Prof. Dr. Muhajir Effendy ke STKIP Muhammadiyah Sorong yang berlangsung singkat, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ini juga berkesempatan menuliskan kesan dan motivasi kepada semua sivitas akademika STKIP Muhammadiyah Sorong agar untuk terus dapat mempertahankan predikat terbaiknya dengan menghasilkan guru-guru yang berkualitas. (ds).

Universitas pendidikan muhammadiyah, Muhammadiyah, Stkipmuhsorongmitraunicef, Stkipmuhsorong