12 Desember 2017

STKIP Muhammadiyah Sorong Gelar SEMNAS Bersama Staf Khusus Menristekdikti

Seminar Nasional bersama Staf Ahli Menristekdikti

STKIPMSorongNews | Staf Khusus Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Dr. Abdul Wahid Maktub, berkunjung ke STKIP Muhammadiyah Sorong dan menjadi Narasumber dalam Seminar Nasional (SEMNAS) di Auditorium Kampus STKIP Muhammadiyah Sorong, Selasa (12/12/2017).

Seminar Nasional yang berlangsung kurang lebih 4 jam ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Kelembagaan dan Riset Pendidikan di Kawasan Timur” tema tersebut sejalan dengan visi STKIP Muhammadiyah Sorong yaitu menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.

Narasumber pada Seminar nasional tersebut selain staff khusus Menristekdikti yaitu ketua STKIP Muhammadiyah Sorong, Drs. H. Rustamadji, M.Si. dan Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, dan dihadiri oleh Badan Pembina Harian (BPH) STKIP Muhammadiyah Sorong, unsur Pimpinan, seluruh Ketua Program studi, dosen, perwakilan mahasiswa STKIP Muhammadiyah Sorong dan juga dari dosen dan mahasiswa Mahad Bilal Bin Rabbah STKIP Muhammadiyah Sorong.

Staf Khusus Menristekdikti, Dr. Abdul Wahid MaktubPada materi seminarnya itu, Dr. Abdul Wahib yang akrab disapa Gus Wahid, menjelaskan bahwa untuk mewujudkan visi perguruan tinggi berkelas dunia harus dimulai dari sikap internal. Hal ini terkait dengan bagaimana semua stakeholder  untuk sama-sama memiliki pandangan ke depan, sikap mental dan mindset serta paradigma dalam menghadapi era globalisasi.

“Era globalisasi yang ditandai kemajuan pesat di bidang teknologi informasi dan digitalisasi tidak bisa dihindari. Justru hal ini harus dimanfaatkan seoptimal mungkin dan dijadikan peluang bagi perkembangan dunia pendidikan tinggi ke depan. Di samping itu, agar tidak ketinggalan kita harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Mantan Duta Besar RI untuk Qatar ini juga menjelaskan, untuk menerobos dan meningkatkan eksistensi pergaulan internasional tentu harus menjalin relasi, networking dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi di negara lain. Dan mulailah dengan terlebih dulu kita membuka diri, serta selalu berinovasi agar negara lain tertarik dan mau menjalin kerjasama dengan kita.

“Diawali dengan visi yang besar, lalu visi itu dirasakan dan dilaksanakan bersama-sama, lalu peningkatan kualitas SDM, peningkatan standar mutu layanan dan mutu lulusan, perubahan paradigma pembelajaran dari hal-hal konvensional menuju globalisasi. Kemudian, lakukan berbagai invoasi, membuka diri dan siap berkompromi dengan semua situasi dan keadaan. Ketika semua ini mampu dilaksanakan, maka akan tercipta daya saing yang menjadi kebutuhan dan daya tarik dalam membangun networking baik level nasional maupun internasional,” demikian Gus Wahid.

Sebelumnya, Ketua STKIP Muhammadiyah Sorong, Drs. Rustamadji, M.Si. mengungkapkan, saat ini STKIP Muhammadiyah Sorong telah meraih berbagai prestasi di bidang Catur Dharma Pendidikan Tinggi, dan prestasi yang paling dahsyat pada tahun ini adalah STKIP Muhammadiyah Sorong menjadi Perguruan Terbaik di tanah Papua baik dari Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta. Perolehan prestasi ini adalah sebagai upaya untuk memantaskan diri menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berkemajua dan juga sebagai  upaya untuk mewujudkan visi besar institusi, visi yang terbesar saat ini adalah perubahan bentuk dari STKIP Muhammadiyah Sorong menjadi Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

“STKIP Muhammadiyah Sorong telah membuktikan bahwa sebuah prestasinya itu bukan diukur dari berapa lamanya menghirup udara di dunia, melain diukur dengan karya-karya besar”. ujar pak Rustam.

Ketua STKIP Muhammadiyah Sorong sangat berterimakasih kepada Dr. KH. Abdul Wahib Maktub yang telah menyempatkan diri berkunjung ke Kampus Biru dan semoga melalui kegiatan mampu memberikan motivasi, saling berbagi pengalaman, serta wadah penyampaian aspirasi dalam upaya memajukan STKIP Muhammadiyah Sorong ke depan. Kegiatan seminar diakhiri penandatanganan perjanjian kerjasama dalam bidang Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah antara STKIP Muhammadiyah Sorong dan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang diwakili oleh Dekan FKIP Muhammadiyah Surakarta, Prof. Harun Joko Prayitno. [ds].

Universitas pendidikan muhammadiyah, Baa