29 Oktober 2017

Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Sorong Perkaya Warisan ”Api Sumpah Pemuda”  

Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2017

 

STKIPMSorongNews | Salah satu pesan Presiden Republik Indonesia yang Pertama Bung Karno, kepada para pemuda Indonesia: “Jangan mewarisi abu sumpah pemuda, tapi warisilah api sumpah pemuda, kalau sekedar mewarisi abu, saudara – saudara akan pus dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi itu bukan tujuan akhir”.  Berangkat dari pesan itulah, mahasiswa STKIP Muhammadiyah Sorong terus menyalakan api semangat sumpah pemuda, dengan terus mengisi pembangunan bangsa ini dengan karya – karya nyata dan kegiatan – kegiatan yang menitikberatkan kepada ide-ide kreatif.

Secara seremonial kenegaraan, Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Sorong juga telah melaksanakan upacara bendera dalam rangka peringatan hari Sumpah Pemuda, sebagai bukti ketaatan dan kecintaan kepada Negara Republik Indonesia, pada tanggal 28 Oktober 2017 di Lapangan Bola Khalid Bin Walid Kampus STKIP Muhammadiyah Sorong. Peserta upacara berjumlah kurang lebih 500 mahasiswa dan dosen, yang bertindak sebagai petugas Upacara dalam rangka Hari Peringatan Sumpah Pemuda adalah sebagai Berikut:

Pengibar Bendera Merah Putih : Muhammad Soleh, Septian Pramono dan Lia Prasiska.

Pembaca Naskah Kongres Pemuda : Victoria

Doa                                        : Safira Amelia

Pembaca Pembukaan UUD 1945 : Vin Asasti

Perwira                                : M. Alvian Maguari

Pemimpin Pasukan         : Nurul Alham Prakoso

Protokoler                          : Siti Iffah Karimah

Pengatur Peserta             : Yuni Safitri

Dokumentasi                     : M. Yusuf Jalam & Andriansyah

Ajudan Pembina              : Munif Al HIlabi

Yang bertindak sebagai Pemimpin Upacara  Muhammad Gifari dari Program Studi PJKR, sedangkan yang bertindak sebagai Pembina Upacara dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini adalah Kepala Biro Adm. Akademik, Doni Sudibyo.

Dalam amanatnya, kepala Biro Akademik membacakan naskah pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrowi , dalam naskahnya yang berjudul “ PEMUDA INDONESIA BERANI BERSATU” memuat pesan bahwa generasi muda di seluruh Indonesia harus terus menyalakan api semangat sumpah pemuda, kita harus berani melawan segala bentuk upaya pemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa ini, kita juga harus melawan ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan kita, karena ego ini yang kadangkala mengemuka dan menggerus persaudaraaan kita sesame anak bangsa.

Dalam kesempatan itu juga Pembina Upacara menyapaikan pesannya kepada peserta ucapara bahwa dirinya mengajak para mahasiswa dan seluruh sivitas akademika STKIP Muhammadiyah Sorong untuk kita cukupkan persatuan dan kesatuan Indonesia, stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa, dan teruslah berkarya untuk negeri tercinta ini.

Sebagai informasi juga bahwa Bapak Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo telah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan kepemudaan Indonesia. Pada bulan Juli 2017 yang lalu, Presiden RI telah menanda tangani Peraturan Presiden No. 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan. Sehinga melalui Perpres ini peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia semakin jelas dan terus kita gelorakan. [ds].

Universitas pendidikan muhammadiyah, Muhammadiyah, Baa