17 Oktober 2017

Lulusan PJKR-STKIP Muhammadiyah Sorong sangat Dinantikan oleh Pemprov Papua Barat

Istiyono, M.Pd., (Kadispora Provinsi Papua Barat)

STKIPMSorongNews | sebagaimana dicananangkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indinesia bahwa ke depan akan ada program bagi para sarjana – sarjana Olahraga yang akan diturunkan ke kampung – kampung maupun pedesaan, sehingga untuk menjawab serta menyukseskan program tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga merasa sangat terbantu dengan adanya program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) pada Kampus STKIP Muhammadiyah Sorong, karena Kampus Biru ini (sebutan kampus STKIP Muhammadiyah Sorong) juga merupakan aset baik pemerintah daerah kabupaten Sorong maupun provinsi Papua Barat sehingga output-nya pun sudah tidak diragukan lagi.

Seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Papua Barat, Istiyono, M.Pd., saat berkunjung ke Kampus STKIP Muhammadiyah Sorong, senin, 16.10.2017 kemarin (red.), menyampaikan bahwa dirinya selaku pemerintah provinsi sangat terbantu dengan adanya calon-calon guru sarjana olahraga yang ada STKIP Muhammadiyah Sorong ini, sehingga kedepan siap menjawab program-program yang telah dicanangkan oleh bapak menteri pemuda dan olahraga republik Indonesia.

“…dengan adanya Prodi Penjaskesrek (PJKR) di Kampus Biru ini tentunya sangat membantu pemerintah provinsi Papua Barat, karena hal ini yang akan menjawab tantangan program dari bapak menteri pemuda dan olahraga tahun depan, yaitu akan ada program Sarjana Olahraga mendidik di desa-desa maupun di kampung-kampung, sehingga kita tidak bingung lagi untuk menyiapkan SDM tersebut”. Tutur Kadispora Papua Barat.

Beliau juga menambahkan bahwa dengan telah tersedianya Sumber Daya Manusia yang ada di lokal ini tentunya akan menjadi kearifan lokal juga, dan kami juga tidak perlu harus mendatangkan lagi SDM-SDM dari luar, karena selain mereka yang dari luar juga belum tentu mereka paham akan kondisi yang ada di daerah ini, Pemprov juga akan menggali potensi-potensi yang ada di provinsi Papua Barat ini, kalau lulusan dari STKIP Muhammadiyah Sorong ini tentunya mereka adalah putra-putri daerah ini yang sudah bisa memahami daerahnya sendiri.

Ketika disinggung apakah ada program-program olahraga dari Dinas Pemuda dan Olahraga provinsi papua Barat yang bisa melibatkan Prodi PJKR STKIP Muhammadiyah Sorong, beliau menjawab tentunya sangat banyak, apalagi kita juga sedang menyiapkan POPNAS, walaupun kegiatan itu bagi para pelajar di tingkat sekolah, tetapi mereka juga membutuhan pembinaan – pembinaan dari para sarjana olahraga, sehingga lulusan PJKR ini sangat dinantikan oleh pemprov Papua Barat, dan beliau juga menyarankan agar kampus biru ini harus membina club-club olahraga yang ada di kampus ini, serta aktif dalam mengikuti kegiatan-kegiatan olahraga baik yang secara lokal, nasional bahka internasional. (ds).

Universitas pendidikan muhammadiyah, Muhammadiyah