24 Agustus 2017

Hebatnya seorang Organisatoris

Ketua STKIP Muh Sorong saat membuka DAD PK IMM

(Sorong, 24.8.2017). Darul Arqam Dasar (DAD) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STKIP Muhammadiyah Sorong secara resmi telah dibuka oleh Ketua STKIP Muhammadiyah Sorong Drs. H. Rustamadji, M.Si., pada hari ini, Kamis, 24 Agustus 2017 di Auditorium Kampus STKIP Muhammadiyah Sorong.

Dalam Sambutannya, saat ini di dunia semakin banyak orang yang sangat pintar, namun masih sangat jarang orang yang dikaruniai sebuah Keberanian. Darul Arqam Dasar IMM ini merupakan sebuah wadah yang sangat strategis bagi Kader Muhammadiyah, baik secara lokal maupun secara nasional.

Organisasi mahasiswa merupakan wadah bagi para mahasiswa untuk berproses baik dalam pembelajaran dan pendidikan yang diperoleh melalui kegiatan yang dilaksanakan secara formal maupun non formal. Dalam sebuah organisasi banyak kegiatan yang dilakukan dimana semua anggota organisasi harus berpartisipasi didalamnya. Hal itulah yang menjadikan organisasi itu penting untuk peningkatan softskill, softskill yang belum tentu didapat pada saat pelajaran di dalam kelas seperti kemampuan memimpin /  leadership, kemampuan komunikasi (Public Speaking), manajemen waktu, kemampuan mengurus acara dan banyak lagi.

Banyak sebagian orang mengatakan bahwa menjadi mahasiswa organisatoris berarti mengorbankan IPK. Bahkan tak jarang orang berpendapat bahwa jika seorang mahasiswa organisatoris sudah berkecimpung di dunia organisasi, maka dia akan lupa dengan kuliahnya.

Sebenarnya pendapat seperti itu tidak salah dan tidak sepenuhnya benar. Seorang organisatoris biasanya akan cukup sibuk dengan banyak kegiatan kegiatan di organisasinya sehingga tak jarang kuliah pun di korbankan sebagai bentuk konsekuensinya. Namun, bukan tak mungkin seorang organisatoris memiliki prestasi kuliah yang sama hebatnya seperti teman teman pada umumnya.

Tantangan terbesar sebagai seorang organisatoris ada dua. Yang pertama adalah waktu. Waktu menjadi barang mahal bagi seorang organisatoris. Oleh sebab itu seorang organisatoris butuh manajemen waktu yang tepat. Semua kegiatannya harus terjadwal dan terstruktur dengan rapi serta pelaksanaannya harus tertata agar tidak keteteran. Yang kedua adalah diri sendiri. Terkadang ketika mahasiswa sudah asik berorganisasi akan lupa dengan tujuan awal kuliah. Tak jarang banyak mahasiswa yang sudah mengorbankan waktunya untuk organisasi tidak punya keinginan untuk menyeimbangkan kegiatan perkuliahannya. Hal ini justru haruslah di hindari. Perlu di ingat bahwa organisasi hanyalah wadah untuk mengembangkan potensi softskill.

DAD PK IMM STKIP Muhammadiyah Sorong ini akan dilaksanaka selama 4 hari 3 malam bertempat di Kampus STKIP Muhammadiyah Sorong dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru yang beragama islam. (ds). 

Muhammadiyah