19 Juni 2017

Kadis Pendidikan Kab. Sorong Membuka Pelatihan Disiplin Positif

Pelatihan Penyegaran Disiplin Positif

(Sorong, 19/6/2017). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, Kepas Kalasuat, M.Pd., secara resmi membuka Kegiatan Pelatihan Penyegaran Disiplin Positif (Dispos) bagi pada mentor dan pelatih program literasi di tanah Papua,  yang diselenggarakan oleh IP (Implementing program) STKIP Muhammadiyah Sorong mitra Unicef di Hotel City View Kota Sorong, red. Program ini merupakan program Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong yang dalam hal ini STKIP Muhammadiyah Sorong sebagai Mitra Pelaksana Program yang didanai oleh DFAT-Australia melalui Unicef.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong menyampaikan bahwa cara yang sangat efisien untuk mendidik anak-anak papua adalah dengan cara memberikan hal-hal yang nyata yang bersifat positif, karena ketika kita sudah berfikir positif maka semua gerak langkah kita pun pasti akan positif dan tentunya hasilnya pun akan positif pula.

Sementara itu Ketua STKIP Muhammadiyah Sorong, Drs. H. Rustamadji, M.Si., dalam kesempatan itu pula beliau memberikan sambutannya sekaligus memberikan motivasi bagi para peserta. Salah satu motivasinya adalah saat kita menjadi seorang guru atau trainer atau instruktur ajarilah ilmu-ilmu yang membumi, bukan ilmu sebatas pengetahuan yang akan sangat memenatkan otak peserta didik, tapi bagaimana cara kita mentransfer nilai-nilai perjuangan, nilai-nilai kegigihan yang dapat digunakan disemua jaman. Sehingga semua peserta diharapkan mampu mengaplikasikan semua teori dalam kegiatan ini, karena sehebat-hebatnya teori adalah teori yang bermanfaat dan dipratekan, jangan sampai setelah selesainya program ini, banyak mantan pelatih dan mentor  yang hanya duduk diam menunggu projek berikutya.

Pelatihan penyegaran Disiplin Positif ini akan dilaksanakan selama 4 hari terhitung sejak tanggal 19 – 22 Juni 2017 bertempat di Hotel City View Kota Sorong. Disampaikan oleh Program meneger kemitraan STKIP Muhammadiyah Sorong – Uncief Nursalim, M.Pd., bahwa peserta yang ikut dalam kegiatan ini berjumlah 45 peserta yang berasal dari Kabupaten Sorong dan Kabupaten Manokwari dan pematerinya langsung mendatangkan dari Jakarta.

tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyegarkan kembali pemahaman para mentor dan trainer dan disiplin positif dan juga untuk meningkatkan kemampuan mentor dan pelatih dalam melatih guru dan kepala sekolah mengenai disiplin positif dengan teknik pelatihan dan contoh studi kasus yang baru tentang disiplin positif” jelas Nusalim.

Program ini merupakan rangkaian dari program Literasi bagi sekolah-sekolah pinggiran dan terpecil di tanah papua, karena banyak faktur sebagai pendukung untuk meningkatkan kemampuan baca tulis anak kelas awal di daerah pinggiran dan terpencil.(ds).