04 Agustus 2015

Kontribusi Pendidikan dari Muhammadiyah Terasa Hingga Papua

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini membukaan Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Lapangan Karebosi, Makasar,Sulsel, Senin (3/8).

MAKASSAR -- Anggota Tanwir dan Utusan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Abdul Haji Ombassapu mengaku, Muhammadiyah telah memberikan sumbangsih penting bagi masyarakat terutama di bidang pendidikan.

Saat ini, kata Abdul, Muhammadiyah telah membangun puluhan sekolah mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi.
 
"Warga Muhammadiyah menyebar dan alhamdulillah bisa berkontribusi di Papua Barat," kata Abdul kepada Republika usai Pembukaan Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (3/8).
 
Abdul menyatakan, hal yang paling menjadi prestasi adalah keberhasilan Muhammadiyah mendirikan tiga perguruan tinggi di Papua Barat. Ia mengatakan, terdapat Universitas Muhammadiyah di Kota Sorong, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah di Kabupaten Sorong, dan STKIP Muhammadiyah di Manokwari.
 
Abdul mengaku, kontribusi Muhammadiyah di bidang pendidikan tak pilih kasih. Ia mencontohkan, di STKIP Muhammadiyah Sorong banyak mahasiswa non-Muslim yang berkuliah di sana.

"Kita tidak membatasi. Siapa pun yang ingin mengenyam pendidikan di perguruan tinggi kita persilakan bergabung," kata Abdul.  
 
Abdul mengaku saat ini masih ada tantangan untuk menyiapkan layanan kesehatan. "Untuk layanan kesehatan belum ada. Tapi akan ada upaya dan sudah siap lahan satu hektare di Manokwari.  Secepatnya kita akan bangun klinik," katanya. Sumber : ROL

Pwm papua barat, Papua barat, Muktamar